Pekanbaru — Program “Fisika Mengaji”, sebuah kegiatan mentoring tahsinul Quran yang digagas oleh komunitas mahasiswa dan pelajar bidang sains, kembali menjadi pusat perhatian dengan antusiasme peserta yang terus meningkat. Program ini bertujuan memperbaiki bacaan Al-Qur’an dengan metode talaqqi dan pendampingan langsung.
Kegiatan ini awalnya dilaksanakan pada hari Jum’at, 09 Mei 2025 bertempat di Ruang RB 08 Kampus Utama UMRI. Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Fisika UMRI, serta tim Fisika Mengaji.

Gambar 1. Jadwal kegiatan tahsin
Kegiatan yang berlangsung setiap pekan ini diisi oleh para pembimbing tahsin yang telah berpengalaman dalam ilmu tajwid dan tahsin. Meski pesertanya berasal dari latar belakang akademik eksakta, atmosfer belajar terlihat sangat religius dan penuh kesungguhan.
Dalam wawancara singkat, salah satu pembimbing tahsin, Shabri Putra Wirman, S.Si., M.Si menyampaikan bahwa program ini sengaja dirancang agar mahasiswa sains tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam baca Al-Qur’an.
“Banyak peserta yang awalnya kesulitan dalam makhraj dan panjang pendek, tetapi dalam beberapa sesi sudah terlihat peningkatan yang signifikan,” ujar beliau
Sementara itu, salah satu peserta, Aldi, mengaku bahwa keikutsertaannya dalam Fisika Mengaji memberikan pengalaman baru.

Gambar 2. Mahasiswa menyampaikan wawasan tenteng tahsin
“Saya ingin memperbaiki bacaan Qur’an. Ternyata metode belajarnya nyaman, tidak menghakimi, dan sangat membantu,” katanya.
Hasil riset kecil yang dilakukan oleh panitia menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta mengalami peningkatan dalam aspek makhraj, sifat huruf, serta kelancaran membaca dalam kurun waktu empat sampai enam sesi. Selain itu, peserta merasa kegiatan ini memberi keseimbangan antara dunia akademik dan pembinaan spiritual.


Gambar 3. lebih dari 80% peserta mengalami peningkatan dalam aspek makhraj,
Koordinator kegiatan menyatakan bahwa program ini akan diperluas dengan memasukkan sesi murojaah, bimbingan tajwid tingkat lanjut, dan kelas khusus untuk peserta pemula.
Program Fisika Mengaji diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan Qur’an yang ringan, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda yang aktif dalam dunia pendidikan dan sains.
